Notice: has_cap was called with an argument that is deprecated since version 2.0.0! Usage of user levels is deprecated. Use capabilities instead. in /srv/users/serverpilot/apps/rumahpemilu/public/wp-includes/functions.php on line 4031
Publikasi – rumah pemilu http://rumahpemilu.org Indonesia Election Portal Fri, 19 Jan 2018 08:50:39 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.2 Desain Penyelenggaraan Pemilu http://rumahpemilu.org/desain-penyelenggaraan-pemilu/ Tue, 12 Sep 2017 06:22:17 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=7907 Pada akhir 1980-an dan 1990-an, banyak negara menyelenggarakan pemilu multi-partai untuk pertama kalinya. Tantangan utama yang dihadapi negaranegara tersebut adalah kurangnya pengalaman dan pengetahuan. Meski dibangun dengan komitmen untuk menjamin proses pemilu berjalan dengan independen, kebanyakan lembaga penyelenggara pemilu di negara-negara tersebut mengalami ketidaksiapan, tidak pula memiliki pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan dan menjamin pemilu yang kredibel. Tidak ada metode yang sama untuk mendesain dan mendanai penyelenggaraan pemilu; para praktisi dan lembaga penyelenggara pemilu juga tidak memiliki akses terhadap praktik penyelenggaraan terbaik, pengalaman praktis, dan pengetahuan yang bersifat komparatif.

Penyelenggaran pemilu yang kompetitif secara berturut-turut selama bertahuntahun memungkinkan penyelenggara pemilu di banyak negara mengakumulasi pengalaman berharga sehingga sekarang mereka mulai menyebarkannya kepada yang lainnya. Tantangan-tantangan yang dihadapi oleh penyelenggara pada tahun-tahun awal mereka pada akhirnya tidak lagi menjadi masalah. Justru, penyelenggara pemilu saat ini menghadapi persoalan mengenai bagaimana mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kredibilitas lembaga. Kepercayaan para pemangku kepentingan, dan khususnya rasa percaya publik dan partai politik terhadap proses penyelenggaraan pemilu, tidak hanya penting bagi penyelenggaraan pemilu itu sendiri, tetapi juga bagi kredibilitas pemerintahan yang dihasilkan.

Buku Desain Penyelenggaraan Pemilu ini berupaya menjawab berbagai tantangan tersebut dari sudut pandang praktis dengan mengumpulkan berbagai pengalaman penyelenggaraan pemilu dari berbagai belahan dunia, dan menyajikannya dengan gaya yang mudah dipahami. Buku ini akan membahas berbagai jenis model penyelenggaraan pemilu dan persoalan-persoalan mengenai tata kelola yang mungkin dapat berdampak pada keputusan-keputusan yang diambil oleh penyelenggara pemilu. Untuk itu, buku ini akan membahas seluruh siklus kepemiluan, bukan hanya periode mendekati hari-hari pemilihan, serta akan mendiskusikan pentingnya upaya audit dan evaluasi pasca-pemilihan.

PENULIS:

Alan Wall, Andrew Ellis, Ayman Ayoub, Carl W. Dundas, Joram Rukambe, Sara Staino

© Institut Demokrasi dan Asistensi Demokrasi 2016

© Perludem

Edisi Bahasa Inggris 2006

UNDUH BUKU:

desain-penyelenggaraan-pemilu

]]>
Jurnal Pemilu & Demokrasi #9: Kodifikasi UU Pemilu Pembaruan Hukum Menuju Pemilu Serentak Nasional dan Daerah http://rumahpemilu.org/jurnal-pemilu-demokrasi-9-kodifikasi-uu-pemilu-pembaruan-hukum-menuju-pemilu-serentak-nasional-dan-daerah/ Wed, 08 Mar 2017 09:42:28 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=4948 Pengaturan pemilu secara parsial, berupa undang-undang pemilu legislatif (UU No 8/2012), undang-undang pemilu presiden (UU No 42/2008), dan undang-undang pilkada (UU No 1/2015 juncto UU No 8/2015), serta undang-undang penyelenggara pemilu (UU No 15/2011), telah menghasilkan 4 masalah serius: pertama, tumpang tindih dan kontradiksi pengaturan; kedua, pengulangan atau duplikasi pengaturan; ketiga, standar beda atas isu yang sama; dan keempat, tidak koheren dalam mengatur sistem pemilu legislatif dan pemilu eksekutif. Dengan sendirinya keempat masalah itu menyebabkan ketidakpastian dan ketidakadilan hukum pemilu. []

]]>
Panduan Menggelar Lomba Aplikasi Pemilu http://rumahpemilu.org/panduan-menggelar-lomba-aplikasi-pemilu/ Tue, 06 Dec 2016 08:17:41 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=3731 Performa KPU RI yang cukup progressif direspon publik dengan memanfaatkan aplikasi dan data-data yang tersedia, bahkan turut mengelola dan menyajikannya kembali melalui inovasi aplikasi lain seperti API Pemilu, Mata Massa, Kawal Pemilu, Jari Ungu, dan banyak lagi. Lempar-sambut inovasi teknologi ini terus menggiring pemilu Indonesia agar semakin ramah data. Keramahan ini hanya dapat diwujudkan dengan Data Terbuka, atau Open Data.

Secara sederhana Data Terbuka adalah data yang bebas digunakan, digunakan kembali, dan didistribusikan kembali. Bila dianalogikan secara lebih sederhana, data yang terbuka dapat diibaratkan seperti mainan Lego. Sekumpulan Lego dapat dibongkar-pasang menjadi bentuk apapun sesuai dengan kreativitas dan kepentingan pembuatnya. Dalam hal ini, Data Terbuka adalah Legonya. Siapapun dapat mengutak-atik penyajian Data Terbuka sebagaimana kebutuhannya.

]]>
Partisipasi dan Pengawasan Publik dalam Pembentukan Undang-undang http://rumahpemilu.org/partisipasi-dan-pengawasan-publik-dalam-pembentukan-undang-undang/ Thu, 10 Nov 2016 07:10:46 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=3120 Karya Joko Riskiyono mencatat dan menyimpulkan, lahirnya norma UU No.15/2011 pada kondisi partai-partai politik saling berebut dan bertukar kuasa. Wilayah publik terlibat banyak mengikuti proses dan menentukan substansinya justru tak banyak dipertimbangkan pemerintah. Sehingga, yang terlahir justru norma yang tak mencerminkan kebutuhan hukum masyarakat secara luas sesuai konstitusi. Hal demikian menunjukkan: fungsi representasi rakyat yang dilekatkan pada DPR disimpangi menjadi sebatas representasi bagi segelintir elite, khususnya dalam perumusan UU No 15/2011.

]]>
Pendanaan Partai Politik dan Kampanye Pemilu: Buku Pedoman Keuangan Politik http://rumahpemilu.org/pendanaan-partai-politik-dan-kampanye-pemilu-buku-pedoman-keuangan-politik/ Thu, 03 Nov 2016 07:42:20 +0000 http://new.rumahpemilu.com/?p=2996 Tidak perlu diragukan lagi bahwa partai politik membutuhkan dana agar dapat berfungsi dengan baik dalam proses politik. Namun pada saat yang bersamaan, uang juga merupakan salah satu ancaman besar bagi demokrasi. Ancaman ini terang-benderang di berbagai belahan dunia – mulai dari perusahaan raksasa yang memberikan donasi kampanye di Amerika Serikat, uang narkotika yang menyesap masuk ke dalam sistem politik Amerika Latin, hingga skandal korupsi yang merebak di Asia dan Eropa. Bukti-bukti yang ada semakin menunjukkan bahwa orang-orang di seluruh dunia memiliki persepsi para politisi lebih peduli soal uang daripada kepentingan masyarakat.

Menyadari banyaknya tantangan soal uang di dalam politik dan terdapatnya jurang dalam pengetahuan komparatif, International IDEA telah fokus mempelajari topik tersebut selama lebih dari satu dekade dan melakukan berbagai macam aktivitas, di antaranya menstimulasi debat nasional terkait reformasi birokrasi, membangun kapasitas institusional, dan menyebarkan pengetahuan komparatif secara global. Buku ini disusun berdasarkan buku pegangan Funding of Political Parties and Election Campaigns yang diterbitkan International IDEA pada tahun 2003. Dengan menghadirkan ikhtisar mengenai keuangan politik di seluruh dunia, buku ini bertujuan untuk mengawali perdebatan dan menstimulasi tindakan yang dapat mengembangkan peran uang dalam politik.

]]>
Desain Sistem Pemilu: Buku Panduan Baru International IDEA http://rumahpemilu.org/desain-sistem-pemilu-buku-panduan-baru-international-idea/ Wed, 28 Sep 2016 16:55:30 +0000 http://new.rumahpemilu.com/?p=1333 electoral-system-design-the-new-international-idea-handbook-id-border

Buku Panduan baru ini menyajikan teks inti yang dimutakhirkan, bahan-bahan segar mengenai proses pembaruan sistem pemilu, studi-studi kasus baru, dan beberapa subbagian tambahan mengenai isu-isu khusus seperti kualitas representasi, tantangan situasi pasca-konflik, dan penggunaan opsi-opsi demokrasi langsung. Ada juga daftar yang direvisi tentang sistem pemilu di dunia dalam bentuk peta, lampiran dan tabel. Kami berharap hasilnya adalah sebuah buku yang terjangkau dan bermafaat yang akan membantu mereka yang aktif dalam proses pembangunan demokrasi.

]]>
Ringkasan Kodifikasi UU Pemilu http://rumahpemilu.org/ringkasan-kodifikasi-uu-pemilu/ Tue, 30 Aug 2016 13:56:28 +0000 http://new.rumahpemilu.com/?p=1354 cover-kodifikasi

Sekretariat Bersama Kodifikasi Undang-undang Pemilu merumuskan naskah akademis dan rancangan Undang-undang Pemilu untuk penyelenggaraan pemilu serentak. Berikut ringkasan tentang alasan dan tujuan kodifikasi undang-undang pemilu serta sejumlah aspek krusial pemilu seperti: peserta pemilu nasional dan daerah, pengawasan dan pemeriksaan kampanye, juga penegakan hukum.

]]>
Empat Varian Formula Penghitungan Suara Menjadi Kursi http://rumahpemilu.org/empat-varian-formula-penghitungan-suara-menjadi-kursi/ Thu, 18 Aug 2016 07:46:59 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=4801 ilustrasi-kursi

Sebagai sarana konversi suara menjadi kursi, sistem pemilu propotional representation memiliki empat varian formula penghitungan suara menjadi kursi: kuota hare, kuota droop, divisor d*hond, dan divisor siante lague. Keempat varian formula tersebut memiliki rumus hitung yang berbeda dengan dampak perolehan kursi yang berbeda pula. “Penguatan Sistem Pemilu Proposional Daftar Terbuka” oleh Didik Supriyanto berusaha mengelaborasi karakter dari masing-masing formula penghitungan, termasuk dampak yang ditimbulkan terhadap sistem kepartaian di Indonesia.

]]>
Manajemen Kepemiluan Selama Masa Transisi (Tantangan dan Peluang) http://rumahpemilu.org/manajemen-kepemiluan-selama-masa-transisi-tantangan-dan-peluang/ Tue, 24 May 2016 04:42:41 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=4807 20160524_115442_EMB - Policy Paper (Cover)

Pengelolaan pemilu selama masa transisi dari rezim otoritarian ke arah rezim demokrasi dipenuhi dengan tantangan. Pada saat yang bersamaan, masa transisi memberikan kesempatan kepada para pengambil keputusan dan penyelenggara pemilu untuk memperkuat lembaga penyelenggara pemilu sebagai lembaga yang mandiri, tidak memihak, dapat dipercaya dan profesional. Menyadari pentingnya pilihan-pilihan kebijakan yang diambil selama masa transisi demokrasi, makalah ini akan membahas beberapa isu utama yang harus dipertimbangkan dan menyarankan beberapa rekomendasi untuk mendukung para pembuat kebijakan dan praktisi di bidang ini.

]]>
Buku Pedoman Pengawasan Keuangan Politik http://rumahpemilu.org/buku-pedoman-pengawasan-keuangan-politik/ Wed, 18 May 2016 04:01:52 +0000 http://rumahpemilu.org/?p=4812 20160519_110556_WhatsApp-Image-20160518Buku panduan ini dibagi menjadi tiga bagian utama:

Bagian Satu berfokus pada konteks deteksi dan penegakan keuangan politik. Bagian ini memperkenalkan terminologi penegakan hukum keuangan politik dan lembaga-lembaga yang terlibat, termasuk interaksi antara lembaga-lembaga ini. Bab 1 menyajikan definisi, masalah, dan konteks keuangan politik. Bab 2 membahas regulasi uang dalam politik. Bab 3 membahas isuisu dasar yang berkaitan dengan penegakan hukum dan Bab 4 mengupas sebab-sebab gagalnya penegakan.

Bagian Kedua menggali aspek-aspek praktis deteksi dan penegakan serta setiap langkah dalam proses penegakan hukum. Bab 5 berfokus pada penguatan kemandirian lembaga dan organisasi keuangan politik dalam lembaga penegak unit untuk deteksi dan penegakan hukum. Bab 6 membahas berbagai prosedur penegakan, dengan penekanan pada pengungkapan, audit dan memelihara pengendalian internal. Bab 7 mencakup teknik investigasi, sementara Bab 8 membahas tuntutan dan sanksi, serta hubungan antara lembaga penegak dan pengadilan. Bab 9 membahas penggunaan basis data untuk meningkatkan efektivitas deteksi dan penegakan, sementara Bab 10 membahas peran organisasi masyarakat sipil, media dan akademisi dalam penegakan aturan.

Bagian Ketiga berfokus pada pemantauan dan pencegahan penyalahgunaan sumber daya negara dalam kampanye pemilu dan kegiatan partai politik. Masalah ini telah menjadi semakin penting di beberapa bagian dunia, dan seringkali sulit untuk ditangani oleh PFE. Pilihan yang berbeda dan pendekatan untuk regulator dibahas. Bab 11 membahas konsep yang berkaitan dengan penyalahgunaan sumber daya negara, dan mengadvokasikan untuk kebutuhan untuk melihat melampaui sumber daya keuangan saja. Bab 12 membahas cara mengatur masalah ini, sementara Bab 13 membahas sulitnya menegakkan aturan tersebut, mengidentifikasi tantangan dan solusi di bidang ini. Bab 14 menyajikan 100 cara penyalahgunaan sumber daya negara dapat untuk membantu penegak aturan untuk mengidentifikasi pelanggaran. Sebuah daftar istilah di akhir buku ini menjelaskan istilah-istilah kunci yang digunakan di seluruh teks.

]]>