Home Berita Hadar Nafis Dorong Uji Coba E-Rekap pada Pilkada Serentak 2020

Hadar Nafis Dorong Uji Coba E-Rekap pada Pilkada Serentak 2020

0
0
163

Peneliti senior Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Hadar Nafis Gumay mendorong agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali memanfaatkan Sistem Informasi Penghitungan (Situng) sebagai media untuk mentransparansi hasil perolehan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mendatang. Tak hanya itu, Hadar mengusulkan agar KPU melakukan uji coba Situng sebagai mekanisme formal rekapitulasi suara secara elektronik.

“Saya mendorong agar Situng digunakan dengan penuh dan dipersiapkan dengan baik. Situng itu bahkan saya membayangkan menjadi momen sebagai satu uji coba formal yang diupayakan agar pemilu ke depannya bisa ada Situng yang menggantikan proses rekapitulasi manual. Tentu prosensya masih panjang, tapi untuk Pilkad, ini arena uji coba itu,” tandas Hadar pada uji publik Rancangan Peraturan KPU (RPKPU) Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada 2020 di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat (24/6).

Hadar mengutarakan pendapatnya setelah mendapati tak adanya penyebutan Situng di dalam RPKPU tersebut. Undang-Undang (UU) Pilkada tak membatasi diterapkannya sistem informasi transparansi penghitungan suara, dan masyarakat membutuhkan informasi perolehan suara pasangan calon (aslon) kepala daerah. KPU, diminta untuk memasukkan Situng ke dalam RPKPU.

“Saya usul dimasukkan sehingga ada periode Situng itu dipersiapkan dan jadi, dimana uji cobanya dan dilaksanakannya. Dengan adanya Situng dalam tahapan dan jadwal ini, itu lebih membuat Situng itu firm-nya akan lebih tinggi,” ujar Hadar.

Menanggapi usulan Hadar, anggota KPU RI, Ilham Saputra mengatakan pihaknya sedang merancang penganggaran Situng untuk Pilkada 2020. Prediksi sejauh ini, Situng 2020 tak membutuhkan dana lebih besar dari Situng yang digunakan untuk Pemilu Serentak 2019. KPU juga akan memperbaiki dan memaksimalkan Situng agar tak kembali mengalami peretasan. Anggota KPU RI lainnya, Viryan, menyatakan akan memepertimbangkan usulan untuk melakukan uji coba e-rekap pada Pilkada 2020.

“Karena sekarang Situng sudah dikenal betul, sehingga masyarakat concern sama Situng, tentu kita akan perbaiki dan memaksimalkan Situng yang ada ini. Kita akan upayakan tidak ada hack, seperti pengalaman di 2019 Pilpres (Pemilihan Presiden) dan Pileg (Pemilihan Legislatif) ini,” kata Ilham.

Berdasarkan RPKPU Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada 2020, hari pemungutan suara Pilkada akan digelar pada 23 September 2020. Tahapannya akan dimulai pada 1 Oktober 2019.

“Mulai 1 Oktober, tahapan Pilkada akan dimulai. Jadi, sebelum presiden terpilih dilantik, kita sudah memulai tahapan Pilkada,” ujar Ketua KPU RI, Arief Budiman.

 

Catatan: berita ini mengalami perubahan foto berita.

Load More Related Articles
Load More By AMALIA SALABI
Load More In Berita

Check Also

Sidang PHPU Pileg Mesti Jadi Momen Evaluasi Pemilu 2019

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) merilis hasil kajian sementara atas sida…