Home Berita Hanya Satu Paslon Kepala Daerah Independen yang Menang di Pilkada Serentak Aceh 2017

Hanya Satu Paslon Kepala Daerah Independen yang Menang di Pilkada Serentak Aceh 2017

Comments Off on Hanya Satu Paslon Kepala Daerah Independen yang Menang di Pilkada Serentak Aceh 2017
0
2,443

Mengacu pada data di laman pilkada2017.kpu.go.id, terdapat 33 pasangan calon (paslon) independen di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2017. 3 paslon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh, 4 paslon di tiga Pemilihan Wali Kota, dan 26 paslon di sebelas Pemilihan Bupati (Pilbup).

Dari 33 paslon tersebut, hanya satu paslon yang memenangkan Pilkada, yakni Roni Ahmad-Fadhlullah T.M. Daud di Pilbup Pidie. Roni-Fadhlullah melawan petahana, Sarjani Abdullah-M.Iriawan, yang diusung Partai Aceh (PA). Roni, seperti halnya Sarjani, merupakan tokoh berpengaruh di Komite Peralihan Aceh (KPA).

Apabila ditelaah lebih lanjut, pemenang pilkada di daerah dengan paslon independen didominasi oleh paslon yang diusung oleh PA. Paslon dari PA menang di delapan pilkada, yakni Pilkada Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Sabang, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Barat, dan Kabupaten Aceh Timur.

Di Pilkada Aceh Timur, paslon dari Partai Aceh, Hasballah-Syahrul, menang tipis dari paslon independen, Ridwan Abubakar-Abdul Rani, dengan selisih 2,52 persen. Hasballah-Syahrul memperoleh suara 51,26 persen dan Ridwan-Abdul 48,74 persen.

Kasus yang sama terjadi di Pilkada Aceh Utara. Dari dua paslon independen yang bertarung, satu paslon, yakni Fakhrurrazi H. Cut-Mukhtar Daud, kalah tipis dengan paslon dari PA, Muhammad Thaib-Fauzi Yusuf. Perolehan suara untuk Fakhrurrazi-Muhktar 41,12 persen, sementara Thaib-Fauzi 47,31 persen.

Berdasarkan pembacaan peta koalisi di daerah dengan paslon independen, terlihat fakta bahwa PA tak pernah berkoalisi dengan partai lokal lainnya, berbeda dengan Partai Damai Aceh (PDA) yang sering berkoalisi dengan Partai Nasional Aceh (PNA). Bahkan, di tiga daerah, yakni Aceh Utara, Aceh Barat, dan Aceh Timur, paslon dari PA menang tanpa berkoalisi dengan partai lain.

Di lain kondisi, Pilkada Aceh Tengah dan Aceh Tamiang dimenangkan oleh paslon yang diusung oleh partai nasional tanpa berkoalisi dengan partai lokal. Di Pilkada Aceh Tengah, paslon Shabela-Firdaus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengalahkan lima paslon lain dengan perolehan suara sebesar 30,53 persen.

Di Pilkada Aceh Tamiang, dengan lima paslon yang bertarung, paslon Mursil-T.Insyafuddin yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan PDIP menang dengan perolehan suara 32,57 persen.

Load More Related Articles
Load More By AMALIA SALABI
Load More In Berita
Comments are closed.

Check Also

Wacana Perkuat Wewenang MPR dan GBHN Melemahkan Posisi Presiden

“Perubahan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 adalah sebuah keniscayaan. Tapi, apa dulu yang m…