Home Berita JPPR Himbau Paslon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Dekati Golongan Putih di Putaran Pertama

JPPR Himbau Paslon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Dekati Golongan Putih di Putaran Pertama

Comments Off on JPPR Himbau Paslon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Dekati Golongan Putih di Putaran Pertama
0
670

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz, menghimbau agar dua pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur yang berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta untuk merebut suara golongan putih (golput) atau pemilih yang tak menggunakan hak pilih di putaran pertama. Jumlah golput yakni sebesar 24,3 persen atau 1.307.273 pemilih. Lima daerah dengan tingkat golput tertinggi, yakni Johar Baru, Kebayoran Baru, Setiabudi, Sawah Besar, dan Menteng.

“Daripada berebut suara pemilih paslon nomer satu, lebih baik deketin pemilih yang gak memilih di putaran satu.  Jumlahnya lebih banyak dan lebih mudah didekati,” kata Masykur, pada diskusi “Pilkada DKI Jakarta: Partisipasi Pemilih dan Rasionalitas” di Tebet, Jakarta Selatan (27/2).

Selain itu, Masykur mengatakan bahwa Tim sukses (Timses) paslon akan mendekati Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pasalnya, KPPS memiliki data warga yang berpartisipasi dan tidak berpartisipasi menggunakan hak pilih di putaran pertama. Oleh karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mesti memastikan kembali independensi KPPS.

“Yang paling harus diperhatikan adalah independensi KPPS. KPPS harus bebas dari kepentingan politik. Paslon pasti akan mendekati KPPS karena mereka punya data. Jangan sampai ada KPPS jadi Timses tersleubung,” tegas Masykur.

Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan dilaksanakan pada 19 April 2017. Pemilih yang belum terdaftar di dalam DPT pada putaran pertama dapat melaporkan diri hingga 10 Maret 2017 ke kantor kelurahan terdekat.

Load More Related Articles
Load More By AMALIA SALABI
Load More In Berita
Comments are closed.

Check Also

Titi Anggraini: Catatan Evaluasi Pemilu 2019 dan Mendesaknya Revisi Terbatas UU Pilkada

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memiliki  catatan terhadap Pemilu 2019. …