Home Berita Vote “API Pemilu” di Kompetisi #CivicTech4Democracy!

Vote “API Pemilu” di Kompetisi #CivicTech4Democracy!

0
0
170

Applications Program Interface (API) Pemilu oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengikuti “Civic Tech for Democracy” dari Uni Eropa. Warganet diharapkan banyak memilih API Pemilu melalui https://civictech4democracy.eu/project/apis-election-api-pemilu/ agar capaian Pemilu Indonesia ini lebih menginspirasi dunia dalam teknologi keterbukaan data demokrasi.

“Ayo buka link-nya, VOTE, lalu share sebanyak-banyaknya. Agar API Pemilu dan Indonesia bisa memenangi kompetisi ini,” kata Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini (1/8).

API Pemilu adalah inovasi teknologi yang menyediakan data dan informasi pemilu Indonesia dalam bentuk Open Data Format. Melalui Open Data Format, diharapkan akan terwujud transparansi, akuntabilitas, dan penguatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu Indonesia.

Melalui API Pemilu, Perludem bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa menyelenggarakan kompetisi aplikasi digital pemilu. Dari kompetisi ini lahirlah aplikasi digital pemilu yang bisa digunakan di gawai dan komputer personal (PC). Di antaranya adalah aplikasi info peserta pemilu seperti Orangbaik.org sehingga pemilih tak kebingungan mencari informasi dan memahami peserta pemilu yang jumlahnya ribuan.

Data pemilu berformat API pun amat berguna tak hanya dalam keterbukaan dan kemudahan akses data tapi juga pengembangannya. Masyarakat bisa langsung mengembangkan informasi kepemiluan berformat digital seperti penjagaan hasil suara pemilu bahkan untuk yang sifatnya hiburan seperti games pemilu.

#CivicTech4Democracy merupakan program EU4Democracy Uni Eropa dikelola di Brussels, Belgia. Pada 2018, UE memilih untuk mengedepankan inisiatif warga yang telah menggunakan teknologi baru untuk mempromosikan dan mendukung demokrasi. API Pemilu yang dipilih warganet salah satu inisiatif warga Indonesia yang menjadi peserta. []

Load More Related Articles
Load More By USEP HASAN SADIKIN
Load More In Berita

Check Also

Warganet Menolak Jabatan Wakil Presiden Lebih dari 2 Periode

Koalisi Selamatkan Konstitusi dan Demokrasi (KSKD) mengajak warganet menolak jabatan wakil…