Home Kliping Kliping Berita Naik Hampir 1.000 Persen

Naik Hampir 1.000 Persen

Comments Off on Naik Hampir 1.000 Persen
0
968

Pemerintah akhirnya menyetujui permintaan partai-partai politik untuk meningkatkan anggaran bantuan untuk partai politik menjadi Rp 1.000 per suara sah. Nilai itu naik hampir 10 kali dari sebelumnya yang hanya Rp 107 per suara sah. Berikut ini perbandingan pendapatan partai dari dana bantuan pemerintah sebelum dan setelah perubahan.

PDI Perjuangan

– Jumlah suara Pemilu 2014: 23,6 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 2,5 miliar

– Anggaran baru : Rp 23,6 miliar

Partai Golkar

– Jumlah suara Pemilu 2014: 18,4 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 1,9 miliar

– Anggaran baru: Rp 18,4 miliar

Partai Gerindra

– Jumlah suara Pemilu 2014: 14,7 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 1,5 miliar

– Anggaran baru: Rp 14,7 miliar

Partai Demokrat

– Jumlah suara Pemilu 2014: 12,7 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 1,3 miliar

– Anggaran baru: Rp 12,7 miliar

Partai Amanat Nasional

– Jumlah suara Pemilu 2014: 9,4 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 1 miliar

– Anggaran baru: Rp 9,4 miliar

Partai Kebangkitan Bangsa

– Jumlah suara Pemilu 2014: 11,2 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 1,2 miliar

– Anggaran baru: Rp 11,2 miliar

Partai Keadilan Sejahtera

– Jumlah suara Pemilu 2014: 8,4 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 915 juta

– Anggaran baru: Rp 8,4 miliar

Partai Persatuan Pembangunan

– Jumlah suara Pemilu 2014: 8,1 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 881 juta

– Anggaran baru: Rp 8,1 miliar

Partai NasDem

– Jumlah suara Pemilu 2014: 8,4 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 907 juta

– Anggaran baru: Rp 8,4 miliar

Partai Hanura

– Jumlah suara Pemilu 2014: 6,5 juta

– Anggaran sebelumnya: Rp 710 juta

– Anggaran baru: Rp 6,5 miliar

*dalam hitungan per tahun 

AGUNG SEDAYU

https://koran.tempo.co/konten/2017/08/28/420938/Naik-Hampir-1.000-Persen

Load More Related Articles
Load More By SEBASTIAN VISHNU
Load More In Kliping Berita
Comments are closed.

Check Also

Mahar Politik Bakal Calon Bisa Dikenai Pidana

JAKARTA, KOMPAS — Mendekati masa-masa pendaftaran bakal calon kepala daerah pada pilkada s…