CSIS: Hanya 15% Anggota DPR Berusia di Bawah 40 Tahun

Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dalam laporannya menemukan, hanya sebanyak 15 persen anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2024 yang diproyeksikan terpilih berusia di bawah 40 tahun. Angka tersebut menurun dibandingkan pemilu sebelumnya yang mencapai 16 persen. Dari 87/580 anggota dewan muda terpilih (usia di bawah 40 tahun), lebih dari setengahnya punya keterkaitan politik dinasti.

“Dari 87 anggota DPR muda (hasil Pemilu 2024) yang terpilih, ada 50 yang memiliki hubungan dengan dinasti politik atau sebesar 57,5 persen, kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS Arya Fernandes saat “Peluncuran Dashboard ‘Parlemen Kita’ & Talkshow Anggota Legislatif Muda Terpilih” di Kawasan Senayan, Jakarta Selatan (24/4).

Gerindra menjadi partai yang memiliki jumlah dewan muda terbanyak. Angkanya stabil. Partai Gerindra pertama kali mengikuti pemilu pada 2009, presentasi anggota DPR terpilih berusia di bawah 40 tahun itu stabil sampai sekarang, di atas 20 persen dari total anggota DPR Partai Gerindra.

Sementara jumlah anggota DPR di bawah 40 tahun sejak Pemilu 1999, paling tinggi pada Pemilu 2009, yang mencapai 23,2 persen. Pada tahun tersebut, sebanyak 130 dari 560 anggota DPR berusia di bawah 40 tahun.

Arya menjelaskan, hal itu karena pada Pemilu 2009 banyak aktivis-aktivis 98 yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR, dibanding pemilu periode lainnya. Dari 130 nama DPR muda tersebut, 16 di antaranya berstatus inkumben dan umumnya satu generasi aktivis politik.

Proyeksi anggota DPR pada Pemilu 2024, rata-rata usia anggota DPR berumur 25 tahun. Rata-rata anggota DPR termuda berasal dari Partai Gerindra dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang masing-masing berusia 49 tahun. Sementara rata-rata tertua anggota DPR berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan usia 54 tahun. []