Perempuan Terpilih Pilkada 2017

Berdasar data keterpilihan perempuan di pilkada , perempuan berlatar belakang dewan paling banyak terpilih. 6 dari 14 perempuan terpilih sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan anggota dewan. Sisanya, 4 petahana kepala daerah; 1 politisi partai; 1 PNS; 1 dosen; dan 1 swasta.

Dominasi perempuan dewan dan politisi partai menjadi calon dan terpilih di pilkada setidaknya menghasilkan dua kesimpulan. Pertama, pengalaman perempuan di pemilu sebagai calon legislator dengan sistem proporsional daftar calon (2004 sampai 2014) telah membentuk modal sosial dan elektabilitas perempuan sebagai dewan kemudian diperhitungkan partai sebagai calon dan terpilih di pilkada.

Kedua, data pencalonan dan keterpilihan perempuan di pilkada yang didominasi dewan dan politisi partai merupakan pengakuan partai terhadap perempuan. Tak ada bentuk afirmasi perempuan satu pun dalam pencalonan di pilkada tapi partai di beberapa daerah tertentu mau mengusung perempuan.

NoNAMA PEREMPUANKepala Daerah/WakilDaerahTempat,PekerjaanJalur Pencalonan
Tanggal Lahir
1ENNY ANGGRAENY ANWAR (Golkar)Wakil GubernurProvinsi Sulawesi BaratPare-pare 09/04/1956DPRparpol
2DEWANTI RUMPOKOWalikotaKota Batu, Jawa TimurAmpenan 13/12/1962Dosenparpol
3TJHAI CHUI MIE (PDIP)WalikotaKota Singkawang, Kalimantan BaratSingkawang 27/02/1972DPRDKABparpol
4MASNAH BUSRO (Golkar)BupatiKab. Muarojambi, JambiBatang Hari 15/06/1977DPRDPROVparpol
5WINARTI  (PDIP)BupatiKab. Tulang Bawang, LampungKurnia Mataram 04/04/1975DPRDKABparpol
6NENENG HASANAH YASIN (Golkar)BupatiKab. Bekasi, Jawa BaratKarawang 23/07/1980BUPATIparpol
7IDZA PRIYANTIBupatiKab. Brebes, Jawa TengahTegal 09/01/1971BUPATIparpol
8KAROLIN MARGRET NATASA (PDIP)BupatiKab. Landak, Kalimantan BaratMempawah 12/03/1982SWASTAparpol
9NURHIDAYAH RUSLAN AS (Golkar)BupatiKab. Kotawaringin Barat, Kalimantan TengahKuala Kapuas 20/03/1975DPRDKABparpol
10NOORMILIYANI AS (Golkar)BupatiKab. Barito Kuala, Kalimantan SelatanBanjarmasin 21/04/1959DPRDPROVparpol
11YASTI SOEPREDJO MOKOAGOW (PAN)BupatiKab. Bolaang Mongondow, Sulawesi UtaraManado 08/03/1968SWASTAparpol
12PAHIMA ISKANDARWakil WalikotaKota Sorong, Papua BaratRappang 01/08/1949WAKILWALIKOTAparpol
13AFRIDAWATI (PA)Wakil BupatiKab. Simeulue, AcehSinabang 12/03/1960Politisi PAparpol
14YOSINA T. INSYAFWakil BupatiKab. Sarmi, PapuaSarmi 02/02/1977PNSperseorangan

Banyaknya perempuan berlatarbelakang legislator tanda perempuan telah mengumpulkan kekuatan politik. Ketika mecalonkan sebagai kepala daerah atau wakil kepala daerah, perempuan punya elektabilitas yang tinggi. Penyebab utama dari pencalonan perempuan tak lepas dari partai yang berorientasi pada aspek elektabilitas. Ada sisi positif dari keadaan ini yang baik dijaga dan terus ditingkatkan.

Relasi mutual yang nyata antara partai dan gerakan perempuan sayangnya belum diimplementasikan dalam ketentuan keterwakilan di UU Pemilu. Afirmasi perempuan tak utuh dirumuskan dan dipraktekan. Di pihak partai, pencalonan perempuan masih banyak sekedar menggugurkan persyaratan. Di pihak perempuan pun belum sinergis untuk solid saling menguatkan serta belum terhubung baik kepada partai secara organisasi.

Perlu lebih banyak penguatan keterlibatan perempuan di partai politik. Sehingga, perempuan yang dicalonkan partai, memang perempuan yang sudah terlibat dalam pendidikan politik dan aktivitas internal partai. Bukan perempuan yang satu dua hari atau minggu langsung menjadi caleg. []

USEP HASAN SADIKIN

Download Attachments

FileDownloads
xls 20170522 Perempuan Terpilih Pilkada 2017343